|
|
Detail produk:
Syarat-syarat pembayaran & pengiriman:
|
| Kekuatan Pengujian: | 1Kgf (9.8N)、6.25Kgf (61.29N)、7.813Kgf (76.6N)、15.625Kgf (153.2N)、30Kgf (294.2N)、62.5Kgf (612.9N). | Satuan Pengukuran Min: | 2μm |
|---|---|---|---|
| Pembesaran Mikroskop: | 50X | Waktu durasi: | 0~60 detik |
| Dimensi keseluruhan: | 520 × 190 × 650mm L * W * T) | Berat bersih: | 40kg |
| Tinggi Spesimen Maks: | 160mm | Sumber Daya listrik: | AC220V±5%,50~60Hz |
| Standar yang Dibawa: | GB/T231.2, JJG150 | ||
| Menyoroti: | Penguji Kekerasan Brinell Aluminium,Penguji Kekerasan Brinell Plastik |
||
Penguji kekerasan Brinell beban kecil tampilan digital HBS-62.5 adalah produk integrasi opto-mekanis berteknologi tinggi yang menampilkan desain baru, keandalan yang sangat baik, operabilitas superior, dan pengoperasian yang intuitif. Perangkat tampilan canggih ini memanfaatkan teknologi mekanik presisi dan teknologi optoelektronik untuk aplikasi pengujian kekerasan mikro Vickers dan Knoop.
Mesin ini menggunakan pemrograman perangkat lunak komputer dan sistem pengukuran optik. Melalui input tombol lunak, operator dapat memilih indentor dan nilai gaya yang berbeda, menyesuaikan intensitas sumber cahaya pengukuran, memilih waktu penahanan, dan melihat diameter indentor, gaya uji, rentang pengukuran, dan pembacaan kekerasan langsung pada tampilan LCD. Hal ini menghilangkan kebutuhan akan tabel pencarian yang membosankan, menyederhanakan pengoperasian, dan meningkatkan akurasi pengukuran melalui teknologi rotary encoder.
Pengujian kekerasan Brinell menggunakan aplikasi tekanan besar, indentor berdiameter bola besar, dan menghasilkan diameter lekukan besar, menjadikannya ideal untuk pengukuran kekerasan bahan logam dengan struktur butir besar. Ini termasuk besi cor, logam non-ferrous dan paduannya, berbagai perlakuan anil dan tempering, dan sebagian besar produk baja yang dikirimkan dari pabrik. Instrumen ini secara khusus menargetkan kisaran kekerasan Brinell yang lebih rendah, menjadikannya sangat cocok untuk logam yang lebih lunak seperti aluminium murni, tembaga, timbal, timah, seng, dan paduannya, di mana ia memberikan pengukuran yang sangat akurat dengan reproduktifitas dan representasi yang sangat baik.
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Gaya Uji | 1Kgf (9.8N), 6.25Kgf (61.29N), 7.813Kgf (76.6N), 15.625Kgf (153.2N), 30Kgf (294.2N), 62.5Kgf (612.9N) - Total enam gigi |
| Unit Pengukuran Minimum | 2μm |
| Pembesaran Mikroskop | 50X |
| Waktu Penahanan | 0~60S |
| Dimensi Keseluruhan | 520×190×650mm (P×L×T) |
| Berat Bersih | Sekitar 40kg |
| Tinggi Spesimen Maksimum | 160mm |
| Lebar Spesimen Maksimum | 135mm |
| Catu Daya | AC220V±5%, 50~60Hz |
| Standar yang Diikuti | GB/T231.2, JJG150 |
| Aksesori Standar | Set Mikroskop Pengukur, Diameter: 2.5, 5 dan 10mm Indentor Bola Paduan Keras, 2 Blok Kekerasan Standar, Meja Uji Besar, Meja Uji Sedang, Meja Uji Berbentuk V, Kabel Daya |
Penguji kekerasan Brinell menggunakan salah satu metode pengujian kekerasan tertua yang masih umum digunakan saat ini. Ditemukan di Swedia oleh Dr. Johan August Brinell pada tahun 1900, pengujian ini sering digunakan untuk menentukan kekerasan coran dan tempa yang struktur butirnya terlalu kasar untuk pengujian Rockwell atau Vickers yang akurat.
Prosedur Uji Kekerasan Brinell: Dalam metode pengujian ini, gaya yang telah ditentukan (F) diterapkan pada bola karbida tungsten dengan diameter tetap (D), ditahan selama periode waktu yang telah ditentukan, kemudian dilepas. Indentor bola menciptakan lekukan (deformasi permanen) pada benda uji logam.
Pengujian kekerasan biasanya dilakukan dengan menekan objek (indentor) yang berdimensi dan bermuatan khusus ke permukaan bahan yang diuji. Kekerasan ditentukan dengan mengukur kedalaman penetrasi indentor atau ukuran lekukan yang ditinggalkan oleh indentor.
Pembacaan manual cukup mudah. Anda melihat melalui lensa, memfokuskan optik, memposisikan lensa pada lekukan, dan membaca hasilnya dalam milimeter. Pengukuran milimeter kemudian dikonversi ke HBW (Hardness Brinell) dengan merujuk pada tabel konversi yang memberikan nilai kekerasan yang sesuai.
Pengujian kekerasan Brinell menggunakan bola baja keras 10mm, sedangkan pengujian Rockwell menggunakan bola baja yang jauh lebih kecil (<4mm) atau kerucut berlian, tergantung pada bahan yang diuji. Pengujian Rockwell mengukur kedalaman lekukan, sedangkan pengujian Brinell mengukur lebar lekukan.
Dalam pengujian kekerasan Brinell, metode optik mengukur ukuran lekukan yang ditinggalkan oleh indentor. Berbeda dengan metode Vickers yang menggunakan indentor berbentuk piramida, metode Brinell menggunakan indentor bola yang ditekan ke dalam spesimen.
Angka kekerasan Brinell (BHN) dihitung dengan membagi beban yang diterapkan dengan luas permukaan lekukan.
Kontak Person: Ms. Fiona Zhong
Tel: +86 135 3248 7540